You are currently viewing Dana Darurat, Korona, dan Perencanaan Keuangan
dana darurat, korona, dan perencanaan keuangan

Dana Darurat, Korona, dan Perencanaan Keuangan

Penyebaran virus korona belum berhenti, bahkan sekarang variannya telah berkembang menjadi beragam bentuk, salah satunya omicron. Pada masa seperti ini, perencanaan keuangan perlu menjadi perhatian lebih terutama untuk menyediakan dana darurat.

Menghadapi situasi tidak menentu seperti sekarang, perlu adanya beragam pencegahan salah satunya menyediakan dana darurat. Sayang tak semua orang memiliki dana lebih, utamanya seoarang pegawai bergaji standar.

Kehadiran dana darurat sebenarnya sangat penting dalam kesehatan keuangan seseorang. Kehadirannya menjadi penyelamat ketika musibah datang dan memerlukan uang cukup besar untuk menyelesaikannya.

Supaya dana tersebut dapat terkumpulkan olah seorang pekerja, beberapa cara ini dapat kita lakukan, apa saja?

Ketahui profil risiko

Pasti kalian pernah mendengar istilah profil risiko, sebenarnya kalimat ini merupakan indikator yang dapat mengancam kestabilan keuangan seseorang. Parameternya dapat terlihat dari pemasukan, utang, investasi, usia, status, tanggungan, hingga jenis usaha.

Semakin besar profil risiko yang kita miliki, maka dana darurat yang harus tersedia makin besar. Ingat jika kehadiran dana ini merupakan satu cara untuk mengamankan keuangan saat kejadian tak terduka terjadi dan mengancam finansial.

Mengetahui profil risiko menjadi salah satu kunci perencanaan keuangan terbaik.

Sediakan dana darurat dengan menghitung aset

Cara pegawai yang minim penghasilan dalam menyediakan dana darurat yakni melihat aset yang saat ini telah tersedia. Nilai aset dapat terlihat saat kita menghitung jumlah pendapatan dikurangi utang dan likuiditas.

Mengetahui nilai aset membuat perencanaan keuangan makin mudah, kita dapat membuat pos prioritas dalam finansial. Hal ini dapat memudahkan kita menentukan besaran dana untuk mengamankan finansial.

Jika ada sisa uang yang tersedia, besaran dana tersebut dapat kita jadikan dana darurat dengan cara mencicilnya tiap bulan. Besaran dana darurat berbeda-beda tiap bulan, tapi pastikan ketersediaannya mampu mencukupi kebutuhan bulanan.

Bacar juga: Sukses Memulai Bisnis Sebelum Pensiun dini

Buat target pencapaian

Pencapaian dalam hidup menjadi satu langkah dalam membuat semuanya lebih efektif dan efisien. Kita memiliki hidup yang lebih tertata dengan adanya tujuan pada masa mendatang, sebab selama memilikinya, hadir pula langkah untuk menggapainya.

Selama memiliki keinginan salah satunya menghadirkan dana darurat dalam perencanaan keuangan juga seperti itu. Tentukan berapa jumlah dana darurat yang ingin kita miliki pada tahun tertentu.

Cobalah untuk tidak meleset dalam mencapai target ini supaya rencana berjalan dengan baik dan lancar. Jika sewaktu-waktu dana darurat terpakai, segera kumpulkan lagi agar pencapaiannya sesuai dengan tenggat waktunya.

Tekan pengeluaran demi dana darurat

Mengumpulkan dana darurat bagi pegawai dengan gaji yang tak terlalu besar atau standar, memang sulit. Namun ingatlah bahwa kehadiran dana itu sangat penting demi kelancaran keuangan pribadi.

Perlu banyak pengorbanan yang harus kita lakukan dan pengelolaan keuangan terbaik demi hasil maksimal. Salah satu cara terbaik adalah dengan melakukan menekan pengeluaran serta melakukan serangkaian penghematan.

Selama masa korona ini, kita dapat menekan pengeluaran untuk makan siang. Biasanya saat bekerja, biaya makan siang menjadi satu pengeluaran yang harus terjadi, belum lagi membeli kopi atau cemilan.

Saat bekerja dari rumah kita bisa masak makanan sendiri dengan membeli bahannya langsung dari pasar. Kegiatan itu mampu menekan pengeluaran makan, apalagi masakan yang kita buat bisa bertahan lama.

Makanan yang bertahan lama membuat kita tak perlu membuat hidangan baru untuk siang atau malam hari. Cara ini akan menghemat waktu dan tenaga tapi tetap membuat perut kita kenyang hingga bisa beraktifitas dengan lancar.

Pada masa seperti ini pemerintah memberlakukan kerja dari rumah, bahkan beberapa perusahaan turut meminta karyawannya melakukan pekerjaan dari kediamannya saja. Otomatis uang untuk transportasi jadi berkurang.

Kelebihan uang dari dua sektor tadi dapat kita manfaatkan untuk menyediakan dana darurat dan mampu mengumpulkannya lebih cepat dari tenggat waktunya. Manfaatkan segala hal yang ada di sekitar rumah demi menekan pengeluaran tapi tak mengganggu pekerjaan.

Kalau kita adalah tipe orang yang suka makan makanan ringan saat bekerja, cobalah buat sendiri makanan tersebut. Kita juga bisa membeli mesin kopi untuk menekan kebiasaan minum di cafe.

Cara tersebut akan lebih efektif jika kita membuat pembukuan yang berisi tentang pengeluaraan dan pemasukan. Melalui pencatatan ini, kita dapat melihat lebih rinci kebiasaan dan pos apa saja yang dapat kita kurangi, terutama saat penyebaran korona.

Kurangi gaya hidup

Selain berkumpul di cafe, gaya hidup yang sering menjadi pengeluaran besar pekerja adalah membeli barang seperti pakaian, sepatu, hingga tas. Pembatasan sosial yang berlaku membuat ketiganya tak terlalu penting untuk tersedia.

Hal ini karena intensitas kita dalam bepergian akan makin berkurang jadi barang-barang baru untuk menunjang kebiasaan ini tidak terlalu kita perlukan. Mulailah bersikap hemat demi kelancaran arus keuangan.

Baca juga: Kaya Raya dengan Pengelolaan Keuangan Terencana

Sediakan dana darurat dengan mencari pekerjaan tambahan

Seorang yang merasa kurang mendapat penghasilan bulanan dapat menambah pemasukan, caranya dengan bekerja paruh waktu. Saat ini banyak perusahaan yang mencari tenaga pekerja freelance sesuai kebutuhannya.

Selain pekerjaan sampingan, kita dapat memilih membangun bisnis sesuai dengan pashion dan keterampilan yang ada. Membuka usaha ini dapat memanfaatkan layanan digital sebagai basis pemasaran.

Bisnis lainnya yang dapat kita lakukan untuk menambah ketersediaan dana darurat yakni membangun usaha dari rumah. Kita bisa membuka warung sembako, laundry, hingga makanan.

Lakukan pengelolaan keuangan yang baik agar ketika bisnis itu telah terjadi, supaya arus keuangan terpantau.

Salah satu langkah menyediakan dana darurat lainnya yakni memanfaatkan layanan dari Koperasi Hartanah. Lembaga keuangan ini memiliki beragam penawaran dengan hasil maksimal sesuai dengan kebutuhan kita.

Semua program dan manfaatnya dapat kita lihat melalui www.hartanahgroup.com atau WhatsApp Hana.

Tinggalkan Balasan